TARI KLANA ALUS KHAS YOGYAKARTA Pengasuh RM KRISTIADI

  • Jan 10, 2025
  • Lely

Tari Klana Alus adalah sebuah tarian tunggal putra yang berasal dari gaya Yogyakarta. Tarian ini diciptakan oleh KRT Condroradono dan menggambarkan perasaan rindu seorang raja terhadap seorang putri. Tari ini merupakan salah satu contoh seni tradisional yang dipentaskan di lingkungan istana dan memiliki iringan gendhing cangklek laras slendro palet 9. 

Elaborasi:

  • Tema:

    Tarian ini menggambarkan perasaan rindu seorang raja (atau kesatria) terhadap kekasihnya. 

  • Gaya dan Iringan:

    Klana Alus merupakan gaya Yogyakarta, menampilkan gerakan yang lunak dan lambat. Iringan musiknya biasanya gendhing cangklek laras slendro palet 9. 

  • Tokoh:

    Tokoh yang sering ditampilkan dalam tari Klana Alus adalah Prabu Jangkung Mardeya, seorang kesatria yang sedang jatuh cinta pada putri kerabat Pandawa. Tokoh lain yang unik adalah Prabu Sri Suwela, penyamaran Dewi Arimbi yang meminang Bima. 

  • Fungsi:

    Tari Klana Alus seringkali ditampilkan sebagai hiburan bagi wisatawan yang berkunjung ke Keraton Yogyakarta. 

  • Struktur Penyajian:

    Struktur penyajian tari Klana Alus biasanya dimulai dengan "maju gendhing", kemudian "muryani busana" (joged pokok), dan diakhiri dengan "mundur gendhing". 

  • Simbol-simbol:

    Tari Klana Alus juga mengandung simbol-simbol seperti harta, tahta, dan wanita, yang dapat menghancurkan kehidupan manusia jika tidak dikendalikan dengan baik. 

  • Asal-usul dan Cipta:

    Tari Klana Alus, khususnya Klana Alus Dasalengkara, diciptakan oleh KRT Condroradono dan dipersembahkan untuk Sri Sultan HB IX. 

Ingin belajar lebih dalam tentang Tarian Klana Alus Khas Yogyakarta bisa langsung menghubungi Guru MANDALA KADEWAGURUAN ELEMENTARY WORKSHOP : RM. KRISTIADI yang bertempat di Balai Desa Ngijo Karangploso Kabupaten Malang